PageRank Checker

Laman

Quote

Quote

Dilarang mengcopy isi dari semua blog ini atau menyalahgunakan isi dari blog ini. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Labels List

Quote

Search

Total Tayangan Halaman

Random Post

Recent Posts

BlogRoll

Protected by Copyscape Online Plagiarism Detection
Program Affiliate Indowebmaker
Kamis, 29 Desember 2016

mencari ari -- part 5

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Malam itu semakin dingin, aq menyusuri lorong di gedung itu memeriksa ruangan kelas, sungguh mencekam bila sendiri, mana gelap gulita, dengan pelan pelan ku melangkah kedepan memastikan tidak menginjak benda yang bisa menimbulkan suara, setiap ruangan pasti ada saklar lampu, di depanku nah akhirnya aq menemukan ruangan kelas, kusenter dari jendela luar ruangan kelas itu kosong. Lalu kupegang gagang pintu itu, dan kubuka pelan-pelan, dan kucari saklar lampu dan kunyalakan, lalu ku keluar lagi. sambil memberitahu mereka agar meninggalkan jejak dengan menyalakan saklar lampu.

Lalu ketika aq sudah selesai memberitahu mereka, aq mendengar suara... seperti suara benturan... , sontak saja aq reflek langsung mengarahkan senter dan senjataku.., kejadian itu benar benar buat aq merinding, karena ada suara tapi tak ada zombie atau orang... kutelusuri setiap jengkal, ku senter di setiap lorong dan ruangan kelas di lt 1. akhirnya setelah sampai ujung semua aman, aq sangat lega sekali, dan kini naik ke lt dua. dan kulihat di seberang sana kulihat lampu lampu bagian mereka juga menyala hanya saja mereka sepertinya masih di lt satu.

Aq memberitahu mereka kini aq sudah di lt dua dan memeriksa. kembali aq menyusuri lorong di lt dua tetapi, di lt dua sungguh aneh .. ada jejak darah dan kaca kaca pecah, beda sekali di lt satu yang masih bagus , kutelusuri banyak kacakaca berhamburan, dan kertas kertas berserakan, aq punya firasat di lt dua ini sepertinya ada zombie, masalahnya berapa banyak zombie zombie di lt dua ini ? aq kemudian mematikan senter, sambil melempar serpihan kaca ke depan karena kulihat ada beberapa pintu terbuka, taskutnya kluar banyak zombie. Ku jalan pelan pelan lihat depan belakang, kiri kanan, ini lebih seram dibanding lt satu, banyak kaca kaca berserakan ,dan akhirnya aq mendengar suara, dan suara itu tidak asing kudengar..., ternyata suara itu adalah zombie, dia mengeram, kudengar samar samar sermakin kudekati semakin jelas, suara suara itu semakin rame, ouh tidak pikirku, tapi kuberanikan diri, dengan pelan pelan dan kuintip dari jendela, ya ampun, banyak sekali, anak anak sma itu yang jadi zombie, lalu aq jongkok sambil jalan memastikan tidak menarik perhatian mereka. dan kuberhasil, masih ada 4 dari 8 ruangan di lt dua yang berhasil kulewati, pas mau melewati ruangan ke 5 aq dgr suara eraman juga, hanya saja pintunya terbuka, sial kataku, klo kutembak pasti menimbulkan suara pasti pintu dibelakangku ruangan 4 didobrak oleh zombie dan terbuka, lalu aq gunakan golok saja ditasku, aq menunggu zombie itu dibelakang pintu, karena aq tidak ingin menimbulkan suara yang bisa jadi perhatian, dan lagi aq tak tahu brapa banyak zombie diruangan ke 5.

Sial ini zombie ga klua kluar, dengan penasaran kulempar serpihan kaca kearah kaca, pletak!! dan zombienya pun akhirnya kluar, langsung aq tebas dari belakang, blezet..crot., dan ternyata lumayan bnyk juga zombie zombie di ruangan ke 5, lalu aq pelan pelan menutup pintu itu.. klek.. ahh....aman. lalu kulanjutkan lagi diruangan ke 6, pintu terbuka tetapi tak kudengar suara zombie, lalu kuintip pelan-pelan, dan ada beberapa zombie hanya saja agak diujung sana, lalu ku tutup pintu pelan-pelan... klek. dan kulanjutkan di ruangan ke 7 sambil berjalan jongkok. Pintu terbuka dan kuintip ada security dan guru guru dan murid jadi zombie lalu kututup pintu plan plan klek.

Akhirnya di ruangan trakhir, pintu tertutup, dan kulanjutkan naik ke lt3 tapi pas sudah di lt 3 hp bergetar, dan mereka menemukan roy, di lt 2. mnurut informasi roy dan ari berpisah, katanya ari ada diposisiku, hanya saja aq belum menemukan ari, akhirnya aq chat ke mereka, menanyakan adakah tempat ruangan aman di gedung ini? lalu di balas ada, dimana? balasku , di ruangan kepala sekolah posisinya ada di lt 1 dekat mereka, dan sudah ditandai. tapi berhubung kita tujuanya mo pergi lagi, kusuruh mereka menuju ke mobil.dan hendra kusuruh bantu amankan kedatangan mereka di mobil.

Dan kini kulanjutkan di lt 3 lantai teratas dan kuharap ari tidak berubah jadi zombie...




Bersambung
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Menjemput roy dan ari -- part 4

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg


Lalu ketika kupanggil hendra dan sandi, kulihat dari jauh gerombolan zombie yang sangat banyak sekali, pikirku celaka 12, sambil teriak.. teriak rahman memanggil namaku dari jauh,",jer kau dimana, buruan nyalakan mobil itu, lalu datanglah helen, hendra dan sandi, lalu kukatakan cepat kalian masukan semua barang2 ke mobil, dan helenpun menyalakan mobil dan aq menjaganya, ketika semua sudah masuk pas datanglah rahman ke mobil itu. zombie zombie pun muncul dari segala arah, dan kamipun pergi dengan selamat, dalam perjalanan semua merasa lelah dan ketakutan, dan kami semua diam, setelah beberapa menit kamipun sampai di indoapril, tapi tampak sepi ketika kami masuk, lalu kata sandi, "dimana mereka?" , wah bagaimana ini, hendra dan rahmanpun bingung dan mencari mereka, tetapi kammi hanya menemukan stok kebutuhan mknan dan minuman yang tergeletak di lantai, sedangkan helen menangisi saudarinya duma, dia merasa sedih dan kuatir, lalu aq bilang keteman teman, " ok , guys.. begini saja, kita semua tidak tahu apa yang terjadi disini ketika kita pergi, tetapi yang pasti roy dan ari sudah menggu kita di sekolahan itu, ada baiknya kita nanti pikirkan cara menemukan mereka setibanya kita disekolahan itu".

Tetapi, Helen ingin sekali mencari saudarinya, " aq mau mencari duma!!", berikan aq senjata, biarkan ku mencari dia, aq tidak ingin terjadi apa apa dengannya, lalu aq tegaskan ke hellen, aq mengerti perasaan kamu, kami juga kehilangan teman kami, tapi aq yakin mereka melindungi saudarimu itu, len, dari awal aqw sudah bilang sebelum pergi agar mereka menjaga saudarimu itu, dan kau dengar sendirikan?" sahutku.

Akhirnya, hellenpun mrnyadari dan ikut kesekolahan. dalam perjalanan kesekolahan keadaan dijalanpun semakin mencekam karena hari itu mulai gelap, dalam benakku aq harap, roy dan ari dalam keadaan baik baik saja, disekolahan. disatu sisi aq juga berharap sugi dan fadli bisa menjaga duma dlm keadaan aman.

Dan tak terasa kamipun sampai di depan gerbang sekolahan, dan kusuruh helen segera mematikan mobil dan jangan bersuara, melainkan berbisik, karena kami khawatir bila ada zombie disekitar kami, sambil kami merencanakan bagaimana masuk ke sekolahan itu.

Lalu kuatur rencana, bersama mereka, ok gini yah kita tidak tahu situasi dan keadaan roy serta ari untuk saat ini, dan kita tak boleh teriak memanggil mereka, karena itu menarik perhatian zombie zombie yang ada disekolah itu, "lalu bagaimana cara menemukan mereka?" , tanya rahman, mudah kita gunakan sandi cahaya, mksd lo jer? tanya sandi, e..eh bkn kamu sandi, mksdku cahaya yang menggunakan sandi, haha.... semua tertawa.. psssttt.... ingat suara!! kataku.

Ok siapa disini bisa sandi cahaya?
sandi, hendra dan rahmanpun diam, lalu hellen berkjata aq bisa jer.

baik berhubung hellen keluar, siapa diantara kalian bertiga bisa mengendarai mobil, aq bisa kata, hendra. Ok, "nah, kau rahman dan sandi kalian jaga hellen, aq sendiri dan kau hendra jaga mobil ini, dan ingat jangan bersuara, dan pastikan kalian ada hpkan, semua mengganguk, ok hp kalian disilent, pastikan cek ada pulsa? dan kalian miskol ke nomorku, dan nanti komunikasi kita lewat wa aja. mereka pun mengangguk. ingt tugas kita mencari roy dan ari, bila sudah ada yang menemukan beritahu dan kasih informsi langkh selnjutnya. Semua sudah paham? tanyaku, semua mengangguk, lalu hendra bertanya, "jer, gemana nanti kalu dimobil aq mau bab, atau kencing?", astaga lu ndra noh di digot kn bisa ssambil liat kiri kanan, sahut sandi, semua tertawa kecil, sambil menekap mulut.

sudah..sudah, yuk kita pergi, tutup pintu mobil pelan peln, dan kamu hellen bisa kamu panjat pagar itu? tanyaku, dan dia pun tak menjawab dan langsung mnaiki pagar sekolahan itu, kami bertiga, rahman,sandi dan aq hanya bengong melihat begitu lincahnya hellen menaiki tangga itu. Lalu kamipun menyusul menaiki tangga. dan begitu kami sampai didalam hendra melemparkan peralatan dan senjata yang kami butuhkan. begitu selesai hendrapun masuk kedalam mobil.

Ok teman teman samakan jam kalian, sekarang jam 7:45 menit, dan bilamana tidak menemukan roy dan ari, kita akan kembali berkumpul disini, dan bilamana satu dari kita bermasalah dengan handphone pastikan kalian kembali ke mobil, dan bilamana kalian menemukan tenpat istirahat yang dirassa aman dan strategis tandai tempat itu dan beritahu. jadi siapapun yang pertama menemukan merreka konfirmssi ok.. sip jer, sahut rahman.

Baiklah kalian liht ada 3 lantai gedung sekolah ini, kalian kekanan aq kekiri. , tapi tunggu jer, tahan andi, kamu yakin sendiri, bagaimana kalau kita sama-sama aq tidak mau lu knapa knapa, hahha... tenang aja sand, kataku, gw ada ini sambil nunjukin riffle senjata otomatis, ahh curang lu kata rahman, eh.. kalian jadi ga sih cari teman kalian itu sahut hellen... iyaa iya, let's go kata rahman sambil berlari kecil. Dan akhirnya kamipun berpisah dibarengi rasa was was kami terhadap zombie pada malam itu...



Bersambung
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Mengambil kunci mobil -- part 3

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
itu mereka, apa yang harus kita lakukan jer?, tanya sugi, lalu kusahut dia, kita harus bergegas menuju ke sekolahan yang ada diseberang sana gi, yang lain pastikan tidak ada barang dan makanan kita yang tertinggal, lalu datanglah salah satu wanita itu dan berkata,"tapi tunggu dulu jawab helen, kami punya mobil, kami bisa pakai mobil itu, hnya saja..., " helen agak berpikir, sahut sandi, hanya saja apa? hanya saja kunci mobil itu berada di gantungan pintu rumah kami, dan rumah kami didalm banyak zombie sedangkan keluarga kami sedang berada diluar kota, kami hanya timggal berdua untuk saat ini, hmm.. baiklah jawab hendra, kita ambil kunci mobil itu teman teman, karena lebih aman kan? dan pastinya tujuan kita cepat sampai.

Lalu bagaimana kita menghadapi zombie zombie ini? kata duma, "ok , begimi" sahutku, kau duma, tinggalah disini bersama fadli dan sugi, aq , hendra, rahman, sandi dan kau helen ikut bersama kami, dan kau helen yng tahu posisi kumnci itu, lagian engkau lebih tahu barang barang dirumah kamu sendiri, siapa tahu ada yang berguna kita pakai, lalu helen mengganguk dan setuju, dan akhirnya kami berlima bersiap dan membawa senjata untuk berjaga jaga, lalu kamipun pergi kerumah helen.



Dalam perjalanan kami kerumah Helen, kami melihat banyak kebakaran dan kendaraan yang hancur porak poranda dimana mana, asap tebal yang menghalangi pemandangan itu, kami melihat sseorang tentara dan polisi yang tergeletak mati. lalu sandi berkata," hei jer bagaimana kalau kita ambil persenjataan polisi dan tentara itu" , ide bagus sahutku, tapi tunggu dulu, pastikan dulu polisi dan tentara ini mati, kalau mereka zombie kalian siap yah, aq dan sandi akan ambil senjata itu, ok jawab mereka, kecuali helen yang nampaknya ketakutan... begitu kami mau ambil, benar saja polisi itu sudah jadi zombie, sedangkan tentara itu mati, langsung saja, rahman dan hendra menghajarnya sampai hancur. lalu kami membawa sebuah senjata M16 senapan riffle otomatis dan beberapa granat dan flashbang. Lalu kami berjalan kembali sambil waspada disekitar perjalanan kami, dan akhirnya kami sampai dirumah helen ternyata benar banyak zombie dirumah itu, hei lihat itu ada motor, ada kunci di motor itu tergeletak. hmm saya ada ide, hei man lu kan jago bawa motor , lu bisa alihkan mereka gak? bisa jer, hanya masalahnya bagaimana rencananya, begini, kamu alihkan mereka ke ujung jalan sana, lalu mengitari jalan itu dan kembali kesini, dan ini senjata dan amunisi buat jaga jaga kalau didepan kamu ada zombie, hmm... sambil mengangguk rahman pun menerima senjata dari aq, dan kini aq hanya memegang senjata riffle semi otomatis.

Kami lihat tengok kiri dan kanan untuk memberi kode ke rahman untuk memakai motor itu, dengan perlahan lahan rahmapun menuntun motor itu agar terjauh dari persembunyian kami, dan akhirnya dia menyalakan motor itu, dan seketika itu juga para zombie yang ada disekitar rumah helen mengejar rahman, dan kami pun mendekati rumah helen, dengan hati hati kami memasuki rumah helen dan menghabisi semua zombie zombie.

Kebetulan rumah helen tidak terlalu besar sehingga kami dengan mudah mendapatkan kunci mobil yang ada digantungan pintu, dan helen mengatakan disana ada persediaan makanan dan obat obatan, lalu hendra dan sandi menemani helen untuk mengambil kebutuhan kami, sedangkan aq sendiri berjaga jaga di depan pintu sambil mengawasi diluar dan menunggu rahman. begitu aq mendengar suara motor, aq segera memanggil hendra dan sandi ..,


bersambung
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Senin, 26 Desember 2016

Mencari Bantuan -- part 2

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
saat menjelang pagi,kira -kira pukul 6 pagi, kami meliuhat di depan kostan kami , semakin banyak zombie berlalu lalang dan sepertinya setiap blok di jalan-jalan atau gang sudah dipenuhi para zombie.

Disaat seperti itu saya dan ari yang kebetulan tinggal di lantai bawah berjaga jaga sedangkan yang llain mempersiapkan peralatan untuk dijadikan senjata.

akhirnya kami mendengarkan suara rentetan senjata sepersti senapan mesin, dan ledakan granat, dan zombie2 yang ada disepanjang depan kostan kamipun luluh lantah, kabut asap ledakan tadi menghalangi pemandangan diluar, saya dan aripun lari keatas untuk melihat apa yang terjadi diluar sana.

Ternyata ada 5 tentara, dengan pakaian elite, sepertinya mereka pasukan profesional, tetapi merekapun sedang dikejar kejar zombie dari arah belakang mereka, kami yang diataspun minta tolong, agar bisa mengeluarkan kami, tapi karena zombie itu banyak dan semakin mendekat, para tentarapun itu lari  karena ada yang beberapa yang kehabisan amunisi.Dan zombie zombie kembali memenuhi halaaman depan kostan kami.

lalu kami berpikir bagaimana cara kami loolos dari tempat ini, akhirnya roy brkata,"sebaiknya kita tunggu zombie-zombie itu pergi, nanti klo tinggal sedikit kita lawan rzame-rame", jawab roy semangat, tapi... kata sugi,"aq harus menemui keluargaku di ceman"dan... belum selesai bicara, dipotong oleh rahman, kamu yakin apa mereka masih hidup?, dan  kalaupun kamu kesana apa kamu bisa selamat? sebaiknya kita ke bandara seperti yang disarankan berita. man, lu tau ga sih , si sugi itu mau menemui klganya dia ga peduli apapun resikonya? iya tapi aq juga punya keluarga juga, balas rahman. Sudah-sudah kaian tidak usah ribut, kita harus ikuti rencana yang dibilang roy karena masuk akal, gini aja, bagaiamana kalau kau coba hubunfi keluarga kamu sugi, apakah ada jawaban lewat tkon atau sms? kata andi.

iya tidaka ada sms ataupun tlpn tak diangkat, jawab sugi dengan wajah sedih,"baiklah, kita langsung kebandara kalau begitu" dgn nada sedih dan terpaksa sugi mengatakannya.

Akhirnya bemnar terjadi juga para zombie-zombie tadi yang didpn kossstan berkurang , kmi melihatnya tidak banyak tadi mungkin ada 5-10an, jujut kami semua belum pernah membunuh oranh, apalagi ada salah satunya yang kami kenal yaitu tetangga kostan kmi, tapi kami berpikir daripada kami terinfeksi dan terbunuh, lebih baik kmi anggap ini bkn manusia lgi, lalu saya, ari, roy dan andi, coba turun melalui pohon diatas dekat loteng kami, secara pelan-pelan  secara bergantian, lalu disusul oleh sugi, rahman,fadli,dan juga sandi.

kami masing masing sudah memiliki senjata dari besi dan pisau strategi kmi adalah mencari zoombie yang terpisah dan membunuhnya, dan saling berdekatan agar pertahanan kuat dan saling menjaga.

kami intip ada 4 zoombie didpn kami, lalu saya katakan pas ini dua lawan satu, andi kasih kode buat serang bersama-sama, 1..2...3. blepp...crooot, ada 5 di depan kami, kami sikat semua zombie secara bersamaan... sepertinya sangat mudah,  akhirnya kami berjalan sambil mengamati jalan kami dari segalah arah secara berdekatan.
kebetulan pas ditikungan depan ada indoapril, lallu kami sambangi dan tentunya kasir dan staffnya sudsh berubah menjadi zombie, kami mengambil kebutuhan kami, akanan dan minuman sebanyakanya.

ketika kami hendak mau krluar dari indoapril kami melihat 2 wanita yang sedang dikejar zmbie, daan ada banyak.
lalu kata sandi,"hei, apa kita tolong mereka, atau kita hanya duduk dan bersemmbunyi disini?", jawab andi sebaiknya kita tolong mereka, siapa tahu dia punya informasi atau kendaraan, lalu sahut roy,"jangan sok jago kamu, lihat zobie itu cukup banyak bagaimana cara kita melawannya"? lallu saya ada ide, saya jawab, beberapa dari kita harus mengalihkan zombie2 itu.

kau saja jer, jawab ari, hehe.. sambil bercanda,  bboleh asalkan kau ikut jawab aq serius. lalu yang lain sepertinya terdiam karena mereka brpikir dan takut kejaran zombie itu, baiklah a keluar jawab andi, ok andi aq ikut dengnmu kata roy, baik, klo begitu aq, andi dan roy akan mengalihkan perhatian sdangkan kalian segeralah tunggu kkami disini kalian coballah tunggu kami 15 menit, bilamana kami tidak kembali, tinggalkanlah kami.

akhirnya kamipun keluar aq, roy dan andi bertweriak memanggil manggil para zombi itu , benar saja zombie2 itu langsung berubah haluan kearah kami dan menbejar kami, kebetulan kami sudah kenala kawasan jalan disini, jafi kami berencana mengitari beberapa blok jallanan, walahpun kami tidak tahu apa yang terjadi didepan nanti.

lalu kami berrlari dan zombie zombi itu untungnya tidak bisa berlari hanya bisa jalan cepat, jadi kami cukup jauh sambil kami berhenti mengammbil nafas, didepan kami tanpa diduga ada segerombolan zombi, jer trriak andi bagaimana ini!!!", tenang jawabku, kita krmbali ke jalan kostan kiita, gilaa!! itu kan cukup jauh jawab roy, tapi kau bawa hp kan roy jawab a, tidak peralatan taas dan hpku ada didalm tas itu, kutititpkan tadi ke sugi. lalu andi berkata,"kalo begitu kita sembunyi aja disekolahan itu sambil menunjuk.
lihat zombie zombie itu tak'kan bisa menaiki pagar sekolahaan, lagian halaman disekolahan begitu sepi dan tenang, baik jawab aq dan roy.

kami pun bergegas berlari sebelum zxombi2 didpn kami mendekati kami, akhirnya kami bertiga berhasil masuk, sedangkan waktu kami sisa 10 menit, sambil kami bersembumyi dibalik dinding pilar kami perhatikan sekitar kami siapa tahu ada zombie disekolahaan itu.

lalu roy berkata,"guys, gw ada ide nih,gemana kalau kita menginap sementara disekolah ini, sambil menunggu matahari terbit, lagian klo terang kemungkinan kita bisa melihat zombie lebih jelas dibandingkan malam, kita juga tidak tahu apa yang terjafi didepan kita". mssuk akal juga.

tapi dimana tempat ruangan buat kita bisa menginap dengan aman, kata andi. Ahh.. kau dan roy bisa kan mencari tempat dengan aman, daripada kita menginap di indoapril, bisa ditembus para zombie karena semua dari kaca, sedangjan disini kalian lihat aja pintu dan jendela-jendalanya dari besi.sudahlah jangan buang waktu lagi, lalu bagaiamna kllo disekolah ini kammi dikejar banyak zombie ya mudahlh kalian lati secepat kilat mereka kan tidk terlalu cepast, kalian tinggal gantung aja diatas pagar atau pohon itu sambil aq menunjuk, tenang kamipun akan bantu kalian.

akhirnya roy dan andipun setuju, seedangkan aq harus waspada karena harus kemmbali menjemput yang lain di indoapril.

setelah aq perhatikan ada beberapa zombie tidak sebanyak tadi, aq pun langsung mmbunuh semua zombie zombie yang menghalangi jalanku... akhirnya dengan tenaga yang terisa aq sampe juga di indoapril.

lalu sandi bertanya, mana roy dan andi jer, apakah mereka baik-baik saja? , iya jawabku, mereka sdang menunggu kita untuk menginap disekolah di seberang sana karena pintu dan jendela trbuat dari besi dan cukup aman buat kita menginap. lalu aq tanya mereka dimanakah gadis gadis itu?

bersambung... ke part 3

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry
Sabtu, 24 Desember 2016

Bocornya virus di bekasi -- part 1

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg




Hari itu adalah hari bersejarah dikota bekasi, saat itu aq baru sampe kerumah kostanku, aq baru main kerumah otong dan rio temanku, mereka adalah kk beradik, waktu itu pukul 12:41 Am wib, dini hari. Semua orang sudah tertidur lelap orang-orang yang tinggal di kostanku, aq pun juga merasa mengantuk karena hari ini sudah tanggal 25 desember 2016.

Dan kebetulan aq tempat tinggalku dekat dengan RS.Partner salah satu Rumah sakit swasta yang terkenal dibekasi, kejadian ini berawal saat aq terbangun dari tidurku, waktu itu pukul 4 pagi, dan seperti biasa aq ke kamar mandi, kebetulan di kostanku kamar mandi diluar, tapi ... di saat aq menuju ke kamar mandi, aq mendengar ledakan, entah ledakan apa yang terjadi, lalu mulailah orang-orang diatas sayapun terbangun, mendengar ledakan tersebut dan memberitahu, bahwa mereka melihat asap tebal kelangit langit yang cukup tebal, karena mereka bisa melihatnya dari atas loteng, tetapi anehnya kami mendengar teriakan di sepanjang tinggal kami di jalan-jalan, "Awas ada Zombie!!", sontak aja kami saling melihat satu sama lain, dan salah satu penghuni mengatakan, "Coba, kalian lihat keluar dari gerbang pagar", kebetulan kostan kami berjeruji dan berpagar dan pintunya double., jadi kami beramai-ramai turun kebawah dan benar saja kami mendengar teriakan minta tolong, dimana-mana, kaca dan jendela rumah diterobos oleh para zombie, untungnya kostman kami jendela berjeruji dari besi dan sangat kuat menahan mereka.

Lalu salah satu dari kami menyalakan televisi, jawab roy pnghuni kamar 9,"lihat teman-teman!!",  kekacauan dimana-mana, kami melihtnya dari atas helikopter di salah satu depan RS Partner dan terjadi kebakaran di rumah sakit tersebut, para polisi dan tentara menembakan beberapa tembakan ke orang-orang disekitar rumah sakit itu dijaln raya. Pemandangan dibawah sangat mengerikan, polisi dan tentara pun mundur karena tak mampu membendung serangan membabi buta dai para zombie ini.

Sejenak kami kaget dan saling menghubungi para kerabat kami, dan ssambil mendengarkan saran dari berita di TV agar kami menghindari gigitan dari zombie, karena bisa terinfeksi dan bisa bermutasi menjadi zombie.

Dengan panik dan keetakutan kami terdiri dari 9 orng, kamar no 1 bernama ari, nomor 2 saya sendiri nmor 3 fadli nomor 4 rahman, nomor 5 sugi, nomor 6 sandi nomor 7 andi nomor 8 hendra dan nomor 9 roy.

Akhirnya saya bilang kepada teman-teman, "cepat bikin blokade, but berjaga-jaga jngan sampai jerujji besi yang diijendela bisa ditrbos kita harus bikin pertahanan yang kuat!!", lalu kami masing -masing mengambil dan memindahkan tempat tidur, bahkan lemri dan kasur serta meja dan kursi kami bikin blokade, pada pintu dan jendela, syukurlah jerujji besi yang dipgar belum rusak dn belum bisa ditembus.

Tapi disisi lain, sugi ingin pergi menyelmatkan keluarganya yang ada di deket daerah ceman, daerash ceman kira-kira 30 mnit klo kita menggunakan motor, lalu sugi dithn olkeh fadli dan sandi, "jangang!!, terlalu berbahaya bila kau pergi sendiri, dan juga engkau lihat sendiri tadi di tv, disna sangatlah membahayakan, kau tidk tahu apa yang akan terjadi'diluar sana!! " , ujar sandi

baiklah, kata sugi dengan wajah bingung, lalu apa yang harus kita lakukan? kata  hendra,"tidak usah bingung", mari kita buat rencana yang bisa menyeamatkan kita, dan kita encari bantuan yng pasti dari berita di tv ini, ujar saya.

Dan semua setuju dengan pendapat saya itu, karena keadaan semakin memanas dan benar benar mengerikan saat itu, kami bisa melihat dari atas lteng dijalan jalan orang memakan manusia, maupun binatang peliharaan mereka sendiri, sunguh pemandangan yang sangat mengerikan.

Akhirnya...., berita  di tv, kami melihat presiden jokoya, memerintahkan kepada penduduk agar segera pergu ke pelabuhan atau transpoirtasi udara untuk pergi ke pulau kalimantan/sumatera/sulawesi, karena virus itu masuk dari pulau jawa tepatnya ada di batavila, pusat kota. dan bocor di rs. partner virus ini menurut berita bocor disaat dokter ahli bedah saraf hendak menyuntikan kepasien , dan pasien berubah menjadi zombie selama kurang lebih 3 jam dan dokter bedah itu pun tergigit bersama dokter serta perawat lainnya, dan dari situlah virus itu berasal menyebar, dan semua penghuni yang berada di rs itu berubah menjadi mahkluk kanibal, dan menyebar ke berbagai arah, kerumah-rumah penduduk, persis dibelakang rs partner.

bersambung..
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry
Jumat, 23 Desember 2016

Saya mau jadi seperti apa?

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Hari sabat ini saya baru di cerahkan oleh tulisan artikel dari blog ini

Dibagian kesimpulan sungguh menarik, dan tamparan keras, tapi cukuplah hanya Tuhan dan saya yang lebih tahu kenapa.

Yang mau saya bagikan disini adalah, ketika anda membaca tulisan atau mendengar perkataann yang "Mengena" pada situasi dan kondisi yang anda alami sekarang ini, bagaimanapun persoalanya anda pasti bisa menyelesaikan, terkadang memag dibutuhkan waktu di saat anda merasa sendiri.

Terkadang terbesit dalam pikiran kita, bila kita mengalami masalah terberat dalam hidup kita, "Ah, sudahlah masa bodo" atau mungkin kalimat-kalimat penuh dengan kekecewaan dan menyalahkan, Atau anda cukup masa bodo dengan apa yang anda hadapi.

Cepat atau lambat, Waktu yang akan menjawabnya, dan disaat itu akan kelihatan siapa anda sebenarnya, 2th,5th,10 th....
tidak ada yang tahu, bila anda tidak menggunakan waktu untuk memperbaiki diri dan mengubahnya menjadi pelajaran yang berarti sudah dipastikan itu kesalahan diri kita sendiri.

Tenaga,usia,pikiran dan hati kita semua akan dicurahkan dengan apa yang telah kita lakukan, semua akan dipertanggun jawabkan, dan Tuhan sudah pasti bertanya, Apa Anda sudah siap?

Siap tidak siap anda harus menjalani kehidupan ini, selagi kita masih hidup,pergunakanlah waktu yang ada. kita tidak tahu apa yang terjadi hari esok, tetapi kita tahu apa yang harus kita lakukan saat ini.

Bilamana masa-masa sulit kita telah kita lewati, biarlah itu menjadi pelajaran pengalamn hidup kita, jangan pernah menyerah, berdoalah karena kesungguhan Doa sangat besar kuasanya, bila kita lihat orang lain bisa, kenapa kita tidak?

jadi "SAYA MAU JADI SEPERTI APA?"



Jawablah didalam diri anda sendiri, seberapa kuatkah anda untuk merealisasikan KEINGINAN untuk BERTINDAK. Dan tak kenal kata MENYERAH.


SELAMAT SABAT TUHAN MEMBERKATI.
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Jerry
Kamis, 29 September 2016

penghasilan iseng 1

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

baru $0.015 , hari ini pertama kali saya posting, besok saya posting lagi yah, mari kita ikutin jejak, target saya $100/hari. artinya saya harus punya banyak referrals target 1000 orang dulu, dah sekian dan terima saja, hehe.. semangat,rajin,ulet,tekun,disiplin,komitmen, selagi nafas masih hidup lakukan yang bisa menghasilkan dengan halal, sob. c yeah.
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg