PageRank Checker

Laman

Quote

Quote

Dilarang mengcopy isi dari semua blog ini atau menyalahgunakan isi dari blog ini. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Labels List

Quote

Search

Total Tayangan Laman

Loading...

Random Post

Recent Posts

BlogRoll

Mencari Bantuan -- part 2

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
saat menjelang pagi,kira -kira pukul 6 pagi, kami meliuhat di depan kostan kami , semakin banyak zombie berlalu lalang dan sepertinya setiap blok di jalan-jalan atau gang sudah dipenuhi para zombie.

Disaat seperti itu saya dan ari yang kebetulan tinggal di lantai bawah berjaga jaga sedangkan yang llain mempersiapkan peralatan untuk dijadikan senjata.

akhirnya kami mendengarkan suara rentetan senjata sepersti senapan mesin, dan ledakan granat, dan zombie2 yang ada disepanjang depan kostan kamipun luluh lantah, kabut asap ledakan tadi menghalangi pemandangan diluar, saya dan aripun lari keatas untuk melihat apa yang terjadi diluar sana.

Ternyata ada 5 tentara, dengan pakaian elite, sepertinya mereka pasukan profesional, tetapi merekapun sedang dikejar kejar zombie dari arah belakang mereka, kami yang diataspun minta tolong, agar bisa mengeluarkan kami, tapi karena zombie itu banyak dan semakin mendekat, para tentarapun itu lari  karena ada yang beberapa yang kehabisan amunisi.Dan zombie zombie kembali memenuhi halaaman depan kostan kami.

lalu kami berpikir bagaimana cara kami loolos dari tempat ini, akhirnya roy brkata,"sebaiknya kita tunggu zombie-zombie itu pergi, nanti klo tinggal sedikit kita lawan rzame-rame", jawab roy semangat, tapi... kata sugi,"aq harus menemui keluargaku di ceman"dan... belum selesai bicara, dipotong oleh rahman, kamu yakin apa mereka masih hidup?, dan  kalaupun kamu kesana apa kamu bisa selamat? sebaiknya kita ke bandara seperti yang disarankan berita. man, lu tau ga sih , si sugi itu mau menemui klganya dia ga peduli apapun resikonya? iya tapi aq juga punya keluarga juga, balas rahman. Sudah-sudah kaian tidak usah ribut, kita harus ikuti rencana yang dibilang roy karena masuk akal, gini aja, bagaiamana kalau kau coba hubunfi keluarga kamu sugi, apakah ada jawaban lewat tkon atau sms? kata andi.

iya tidaka ada sms ataupun tlpn tak diangkat, jawab sugi dengan wajah sedih,"baiklah, kita langsung kebandara kalau begitu" dgn nada sedih dan terpaksa sugi mengatakannya.

Akhirnya bemnar terjadi juga para zombie-zombie tadi yang didpn kossstan berkurang , kmi melihatnya tidak banyak tadi mungkin ada 5-10an, jujut kami semua belum pernah membunuh oranh, apalagi ada salah satunya yang kami kenal yaitu tetangga kostan kmi, tapi kami berpikir daripada kami terinfeksi dan terbunuh, lebih baik kmi anggap ini bkn manusia lgi, lalu saya, ari, roy dan andi, coba turun melalui pohon diatas dekat loteng kami, secara pelan-pelan  secara bergantian, lalu disusul oleh sugi, rahman,fadli,dan juga sandi.

kami masing masing sudah memiliki senjata dari besi dan pisau strategi kmi adalah mencari zoombie yang terpisah dan membunuhnya, dan saling berdekatan agar pertahanan kuat dan saling menjaga.

kami intip ada 4 zoombie didpn kami, lalu saya katakan pas ini dua lawan satu, andi kasih kode buat serang bersama-sama, 1..2...3. blepp...crooot, ada 5 di depan kami, kami sikat semua zombie secara bersamaan... sepertinya sangat mudah,  akhirnya kami berjalan sambil mengamati jalan kami dari segalah arah secara berdekatan.
kebetulan pas ditikungan depan ada indoapril, lallu kami sambangi dan tentunya kasir dan staffnya sudsh berubah menjadi zombie, kami mengambil kebutuhan kami, akanan dan minuman sebanyakanya.

ketika kami hendak mau krluar dari indoapril kami melihat 2 wanita yang sedang dikejar zmbie, daan ada banyak.
lalu kata sandi,"hei, apa kita tolong mereka, atau kita hanya duduk dan bersemmbunyi disini?", jawab andi sebaiknya kita tolong mereka, siapa tahu dia punya informasi atau kendaraan, lalu sahut roy,"jangan sok jago kamu, lihat zobie itu cukup banyak bagaimana cara kita melawannya"? lallu saya ada ide, saya jawab, beberapa dari kita harus mengalihkan zombie2 itu.

kau saja jer, jawab ari, hehe.. sambil bercanda,  bboleh asalkan kau ikut jawab aq serius. lalu yang lain sepertinya terdiam karena mereka brpikir dan takut kejaran zombie itu, baiklah a keluar jawab andi, ok andi aq ikut dengnmu kata roy, baik, klo begitu aq, andi dan roy akan mengalihkan perhatian sdangkan kalian segeralah tunggu kkami disini kalian coballah tunggu kami 15 menit, bilamana kami tidak kembali, tinggalkanlah kami.

akhirnya kamipun keluar aq, roy dan andi bertweriak memanggil manggil para zombi itu , benar saja zombie2 itu langsung berubah haluan kearah kami dan menbejar kami, kebetulan kami sudah kenala kawasan jalan disini, jafi kami berencana mengitari beberapa blok jallanan, walahpun kami tidak tahu apa yang terjadi didepan nanti.

lalu kami berrlari dan zombie zombi itu untungnya tidak bisa berlari hanya bisa jalan cepat, jadi kami cukup jauh sambil kami berhenti mengammbil nafas, didepan kami tanpa diduga ada segerombolan zombi, jer trriak andi bagaimana ini!!!", tenang jawabku, kita krmbali ke jalan kostan kiita, gilaa!! itu kan cukup jauh jawab roy, tapi kau bawa hp kan roy jawab a, tidak peralatan taas dan hpku ada didalm tas itu, kutititpkan tadi ke sugi. lalu andi berkata,"kalo begitu kita sembunyi aja disekolahan itu sambil menunjuk.
lihat zombie zombie itu tak'kan bisa menaiki pagar sekolahaan, lagian halaman disekolahan begitu sepi dan tenang, baik jawab aq dan roy.

kami pun bergegas berlari sebelum zxombi2 didpn kami mendekati kami, akhirnya kami bertiga berhasil masuk, sedangkan waktu kami sisa 10 menit, sambil kami bersembumyi dibalik dinding pilar kami perhatikan sekitar kami siapa tahu ada zombie disekolahaan itu.

lalu roy berkata,"guys, gw ada ide nih,gemana kalau kita menginap sementara disekolah ini, sambil menunggu matahari terbit, lagian klo terang kemungkinan kita bisa melihat zombie lebih jelas dibandingkan malam, kita juga tidak tahu apa yang terjafi didepan kita". mssuk akal juga.

tapi dimana tempat ruangan buat kita bisa menginap dengan aman, kata andi. Ahh.. kau dan roy bisa kan mencari tempat dengan aman, daripada kita menginap di indoapril, bisa ditembus para zombie karena semua dari kaca, sedangjan disini kalian lihat aja pintu dan jendela-jendalanya dari besi.sudahlah jangan buang waktu lagi, lalu bagaiamna kllo disekolah ini kammi dikejar banyak zombie ya mudahlh kalian lati secepat kilat mereka kan tidk terlalu cepast, kalian tinggal gantung aja diatas pagar atau pohon itu sambil aq menunjuk, tenang kamipun akan bantu kalian.

akhirnya roy dan andipun setuju, seedangkan aq harus waspada karena harus kemmbali menjemput yang lain di indoapril.

setelah aq perhatikan ada beberapa zombie tidak sebanyak tadi, aq pun langsung mmbunuh semua zombie zombie yang menghalangi jalanku... akhirnya dengan tenaga yang terisa aq sampe juga di indoapril.

lalu sandi bertanya, mana roy dan andi jer, apakah mereka baik-baik saja? , iya jawabku, mereka sdang menunggu kita untuk menginap disekolah di seberang sana karena pintu dan jendela trbuat dari besi dan cukup aman buat kita menginap. lalu aq tanya mereka dimanakah gadis gadis itu?

bersambung... ke part 3

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Mencari Bantuan -- part 2. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://cjmankeren.blogspot.com/2016/12/mencari-bantuan-part-2.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Jerry - Senin, 26 Desember 2016
Comments
0 Comments

Belum ada komentar untuk "Mencari Bantuan -- part 2"

Poskan Komentar